Lau Kaana Khairan Lasabaquuna Ilaihi
Penulis : Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit : Maktabah Mu`awiyah
Harga : Rp 70.000,-
Inilah sebuah risalah yang berbicara tentang sebagian dari KAIDAH-KAIDAH SYARA (AGAMA) yang masuk ke dalam bagian MANHAJ (cara beragama) yang sangat luas dan dalam sekali : "Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para sahabat telah mendahului kita mengamalkannya"
Peganglah kuat-kuat kaidah yang besar dan agung ini, sehingga kita tidak akan mengerjakan sesuatu pun ibadah yang tidak pernah diyakini dan diamalkan oleh sahabat.
Patutlah kaidah yang besar ini dihafal oleh setiap muslim untuk menghancurkan berbagai macam bid`ah yang orang sandarkan dan masukkan ke dalma agama Allah yang mulia ini, Al-Islam. Seperti perkataan yang sering kita dengar ketika dikatakan kepada mereka dan dibawakan akan nash Al-Kitab dan Sunnah dan perkataan para Ulama, bahwa keyakinan yang mereka yakini atau perbuatan yang mereka lakukan itu bid`ah, mereka menjawab dengan jawaban yang lebih lemah dari sarang laba-laba, yaitu:
"Bukankah peringatan maulid, isra` mi`raj, nuzulul Qur`an, tahun baru hijriyyah itu satu perbuatan yang sangat baik yang di dalamnya terdapat peringatan dan pelajaran?"
"Bukankah dzikir jama`ah yang sekarang sedang marak-maraknya itu satu perbuatan yang sangat baik dalam rangka mengajak manusia untuk kembali berdzikir mengingat Allah?"
Maka jawablah wahai Ahlus Sunnah, dengan kaidah besar di atas yang patut ditulis dengan tinta emas. Katakan kepada mereka : kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentulah para sahabat telah lebih dahulu mengamalkannya. Karena tidak ada satu pun amalan yang masuk ke dalam bagian ibadah yang tidak diamalkan oleh para sahabat radhiyallahu `anhum.
Harga Discount
Untuk mendapatkan harga DISKON spesial & layanan pesan antar GRATIS, hubungi kami (021) 9833 0857; (021) 27459400; 08158793215
www.saung.amanah.com
www.sarungpekalongan.blogspot.com
email : saung.amanah@yahoo.com
www.saung.amanah.com
www.sarungpekalongan.blogspot.com
email : saung.amanah@yahoo.com
Sabtu, 27 Agustus 2011
Cream Umi Herbal Skincare
CREAM UMI HERBAL SKIN CARE
Cream Siang & Malam Umi
Harga : Rp 50.000,- / paket
Kulit Anda berminyak, tidak bercahaya, & kusam? Kini hadir Umi Day Cream (untuk pagi / siang) & Umi Night Cream (untuk malam hari) yang aman & nyaman digunakan setiap hari dalam jangka panjang. Terbuat dari herbal pilihan yang Insya Allah tidak menimbulkan efek samping & alergi kulit.
Khasiat :
1. Melindungi dari sinar UV
2. Membantu merevitalisasi kulit
3. Membantu mencerahkan kulit
4. Membantu mengencangkan kulit
5. Membantu meperlambat penuaan dini
6. Menurunkan pertumbuhan jerawat & flek
7. Membantu menghaluskan kulit
8. Membantu memberikan kesegaran kulit.
Cream Siang & Malam Umi
Harga : Rp 50.000,- / paket
Kulit Anda berminyak, tidak bercahaya, & kusam? Kini hadir Umi Day Cream (untuk pagi / siang) & Umi Night Cream (untuk malam hari) yang aman & nyaman digunakan setiap hari dalam jangka panjang. Terbuat dari herbal pilihan yang Insya Allah tidak menimbulkan efek samping & alergi kulit.
Khasiat :
1. Melindungi dari sinar UV
2. Membantu merevitalisasi kulit
3. Membantu mencerahkan kulit
4. Membantu mengencangkan kulit
5. Membantu meperlambat penuaan dini
6. Menurunkan pertumbuhan jerawat & flek
7. Membantu menghaluskan kulit
8. Membantu memberikan kesegaran kulit.
Selasa, 05 Juli 2011
Mukena anak + tas labu
Mukena anak + tas labu yang cantik, terbuat dari bahan katun sehingga nyaman dipakai dan cocok sebagai hadiah untuk putri tercinta. Tersedia dalam berbagai ukuran dan warna, antara lain pink, kuning, biru, dan ungu.
Ukuran M : Rp.100.000,-
Ukuran L : Rp. 105.000,-
Ukuran XL : Rp. 110.000,-
Ukuran M : Rp.100.000,-
Ukuran L : Rp. 105.000,-
Ukuran XL : Rp. 110.000,-
Mukena anak + sajadah
Mukena anak + sajadah terbuat dari bahan katun yang nyaman untuk dipakai. Tersedia dalam ukuran M, L, dan XL. Adapun warna yang tersedia yaitu pink, biru, kuning, ungu, dll.
Ukuran M : Rp. 100.000,-
Ukuran L : Rp. 105.000,-
Ukuran XL : Rp. 110.000,-
Ukuran M : Rp. 100.000,-
Ukuran L : Rp. 105.000,-
Ukuran XL : Rp. 110.000,-
Gamis Variasi Pria Nabawi
Gamis Variasi Pria Nabawi terbuat dari bahan yang berkualitas sehingga awet dan nyaman dipakai. Tersedia dalam berbagai ukuran dan warna, diantaranya putih, biru muda, hijau muda, kuning, merah marun dan hitam.
Harga : Rp. 125.000,-
Harga : Rp. 125.000,-
Minggu, 03 Juli 2011
Silsilah Hadits Shahih
Silsilah Hadits Shahih
Penulis : Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga : Rp 120.000 / jilid
Jilid 1 : Akhlak; Perbuatan Baik; Hubungan Sesama Manusia; Adab Meminta Izin; Adzan; Shalat; Kurban; Makanan; Hewan Sembelihan; Minuman; Aqiqah; Iman; Tauhid; Agama; Qadar; Sumpah; Nadzar; Kafarat; Berlemah Lembut Terhadap Binatang; Jual Beli; Usaha; Zuhud
Jilid 2 : Taubat; Muamalah; Pelembut Hati; Surga; Neraka; Hukum; Nasehat; Baiat; Ketaatan; Menyayangi Binatang;
Kedermawanan; Pernikahan; Puasa; Shalat Malam; Sirah Nabawi; Sifat Nabi; Haji; Umroh; Jihad; Perang; Adil Kepada Istri; Anak; Mendidik Anak; Memberi Nama Anak; Safar; Hudud; Pengobatan; Menjenguk Orang Sakit; Thaharah; Wudhu Khilafah; Pemerintahan; Zakat; Sedekah; Hibah; Ilmu; Sunnah; Hadits Nabi
Jilid 3 : Fitnah; Tanda Kiamat; Do'a; Dzikir; Ruqyah; Keutamaan Al Qur'an; Pakaian; Gambar; Perhiasan; Permainan; Wahyu; Jenazah; Kubur; Sakit; Keajaiban Makhluk; Pujian; Celaan;
Para Nabi; Tazkiyatun Nufus; Berbagai Masalah Terpisah
Tak ada yang meragukan keahlian Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah dalam penelitian hadits, salah satu karya besar beliau dalam bidang ilmu hadits adalah Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah yang kemudian dikenal dengan Ash-Shahiihah.
Ash-Shahiihah adalah hadits-hadits yang beliau kumpulkan dari berbagai kitab hadits yang haditsnya berderajat Hasan dan Shahih.
Dalam penyusunannya beliau membuat bab-bab yang terdiri dari satu atau lebih hadits kemudian beliau terangkan Takhrij-nya dan beliau keluarkan dari hadits tersebut hukum-hukumnya. Kitab tersebut akhirnya menjadi salah satu rujukan dalam menentukan derajat suatu hadits.
Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman (salah satu murid beliau) mengumpulkan seluruh matan hadits dari kitab tersebut dan meletakkan hadits-hadits sesuai dengan pembagian bab yang telah disusun Syaikh al-Albani rahimahullah dalam daftar isi kitabnya (Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah).
Tujuannya agar orang-orang yang tidak memiliki spesialisasi keilmuan dalam ilmu hadits dapat membaca dan menelaah kitab ini dengan mudah. Sekaligus kitab ini menjadi bekal bagi para peneliti, para khathib, da'i dan para pemberi nasihat. Karena dengan memisahkan takhrij sanad hadits yang panjang dari matannya pada kitab as-Shahiihah ini, mereka dapat mencari hadits yang mereka inginkan dengan cepat dan mudah.
Adapun metode yang digunakan Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman dalam memisahkan matan-matan hadits pada kitab ash-Shahiih dari sanadnya adalah sebagai berikut:
1. Mencantumkan nama sahabat yang meriwayatkan hadits beserta latar belakang hadits tersebut jika ada.
2. Mencantumkan matan-matan hadits berdasarkan urutan angka.
Kemudian pada akhir matan tersebut, menyebutkan nomor haditsnya dari kitab Silsilah ash-Shahiihah di dalam tanda kurung.
Dalam hal ini, tidak disebutkan satupun jalur-jalur periwayatannya maupun rujukannya dari kitab-kitab hadits.
3. Ditemukan beberapa hadits yang dicantumkan berulang-ulang dalam banyak tempat, maka beliau mencantumkan hadits-hadits yang berkaitan dengannya yang tercantum dalam lima jilid pertama kitab as-Silsilah ash-Shahihah, dan meletakkan hadits-hadits yang berkaitan dengan bab ini yang ditemukan pada jilid keenam dan jilid ketujuh di bawah nomor hadits di depan.
4. Hadits-hadits yang diulangi penyebutannya oleh Syaikh al-Albani rahimahullah pada lebih dari satu bab, maka dicantumkan saja seperti apa adanya.
Penulis : Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga : Rp 120.000 / jilid
Jilid 1 : Akhlak; Perbuatan Baik; Hubungan Sesama Manusia; Adab Meminta Izin; Adzan; Shalat; Kurban; Makanan; Hewan Sembelihan; Minuman; Aqiqah; Iman; Tauhid; Agama; Qadar; Sumpah; Nadzar; Kafarat; Berlemah Lembut Terhadap Binatang; Jual Beli; Usaha; Zuhud
Jilid 2 : Taubat; Muamalah; Pelembut Hati; Surga; Neraka; Hukum; Nasehat; Baiat; Ketaatan; Menyayangi Binatang;
Kedermawanan; Pernikahan; Puasa; Shalat Malam; Sirah Nabawi; Sifat Nabi; Haji; Umroh; Jihad; Perang; Adil Kepada Istri; Anak; Mendidik Anak; Memberi Nama Anak; Safar; Hudud; Pengobatan; Menjenguk Orang Sakit; Thaharah; Wudhu Khilafah; Pemerintahan; Zakat; Sedekah; Hibah; Ilmu; Sunnah; Hadits Nabi
Jilid 3 : Fitnah; Tanda Kiamat; Do'a; Dzikir; Ruqyah; Keutamaan Al Qur'an; Pakaian; Gambar; Perhiasan; Permainan; Wahyu; Jenazah; Kubur; Sakit; Keajaiban Makhluk; Pujian; Celaan;
Para Nabi; Tazkiyatun Nufus; Berbagai Masalah Terpisah
Tak ada yang meragukan keahlian Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah dalam penelitian hadits, salah satu karya besar beliau dalam bidang ilmu hadits adalah Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah yang kemudian dikenal dengan Ash-Shahiihah.
Ash-Shahiihah adalah hadits-hadits yang beliau kumpulkan dari berbagai kitab hadits yang haditsnya berderajat Hasan dan Shahih.
Dalam penyusunannya beliau membuat bab-bab yang terdiri dari satu atau lebih hadits kemudian beliau terangkan Takhrij-nya dan beliau keluarkan dari hadits tersebut hukum-hukumnya. Kitab tersebut akhirnya menjadi salah satu rujukan dalam menentukan derajat suatu hadits.
Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman (salah satu murid beliau) mengumpulkan seluruh matan hadits dari kitab tersebut dan meletakkan hadits-hadits sesuai dengan pembagian bab yang telah disusun Syaikh al-Albani rahimahullah dalam daftar isi kitabnya (Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah).
Tujuannya agar orang-orang yang tidak memiliki spesialisasi keilmuan dalam ilmu hadits dapat membaca dan menelaah kitab ini dengan mudah. Sekaligus kitab ini menjadi bekal bagi para peneliti, para khathib, da'i dan para pemberi nasihat. Karena dengan memisahkan takhrij sanad hadits yang panjang dari matannya pada kitab as-Shahiihah ini, mereka dapat mencari hadits yang mereka inginkan dengan cepat dan mudah.
Adapun metode yang digunakan Syaikh Masyhur Hasan Alu Salman dalam memisahkan matan-matan hadits pada kitab ash-Shahiih dari sanadnya adalah sebagai berikut:
1. Mencantumkan nama sahabat yang meriwayatkan hadits beserta latar belakang hadits tersebut jika ada.
2. Mencantumkan matan-matan hadits berdasarkan urutan angka.
Kemudian pada akhir matan tersebut, menyebutkan nomor haditsnya dari kitab Silsilah ash-Shahiihah di dalam tanda kurung.
Dalam hal ini, tidak disebutkan satupun jalur-jalur periwayatannya maupun rujukannya dari kitab-kitab hadits.
3. Ditemukan beberapa hadits yang dicantumkan berulang-ulang dalam banyak tempat, maka beliau mencantumkan hadits-hadits yang berkaitan dengannya yang tercantum dalam lima jilid pertama kitab as-Silsilah ash-Shahihah, dan meletakkan hadits-hadits yang berkaitan dengan bab ini yang ditemukan pada jilid keenam dan jilid ketujuh di bawah nomor hadits di depan.
4. Hadits-hadits yang diulangi penyebutannya oleh Syaikh al-Albani rahimahullah pada lebih dari satu bab, maka dicantumkan saja seperti apa adanya.
Minggu, 05 Juni 2011
Langganan:
Postingan (Atom)






