SARUNG TENUN ANAK NUR CAHYO
Harga : Rp 48.000
Sarung tenun anak Nur Cahyo dari Pekalongan. Sarung Pekalongan terkenal halus dan berkualitas dengan harga terjangkau
Harga Discount
Untuk mendapatkan harga DISKON spesial & layanan pesan antar GRATIS, hubungi kami (021) 9833 0857; (021) 27459400; 08158793215
www.saung.amanah.com
www.sarungpekalongan.blogspot.com
email : saung.amanah@yahoo.com
www.saung.amanah.com
www.sarungpekalongan.blogspot.com
email : saung.amanah@yahoo.com
Minggu, 15 Mei 2011
Sabtu, 14 Mei 2011
Syarah Shahih Al Bukhori Jilid 2
Syarah Shahih Al-Bukhari 2Penulis : Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin
Tebal : xx + 1028 hlm
Berat : 1.725 gr
Harga : Rp 180.000
Resensi :
Syarah Shahih Al-Bukhari yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin merupakan Syarah Shahih Al-Bukhari yang ditulis oleh ulama hadits di era sekarang. Sitematika kitab ini lebih ringkas dari Syarah kitab Shahih Al-Bukhari yang ma ruf di kalangan umat Islam, Fath Al-Bari Syarah Shahih Al-Bukhari karya Al-Imam Al-Hafiz Muhammad bin Hajar Al-Atsqalani Al –Misri (w 852 H).
Penulis mensyarah hadits –dalam kitab ini– dengan lebih ringkas tanpa mengurangi substansi kandungan hadits, makna, dan faidah yang terkandung di dalamnya, namun memudahkan pembaca dalam memahami makna hadits. Sistematika dalam mensyarah hadits dimulai dengan menguraikan makna perkata hadits yang dipandang penulis butuh adanya penjelasan, kemudian diikuti dengan syarah hadits secara umum, dan ditutup dengan menyimpulkan intisari faidah dari hadits, baik yang menyangkut masalah hukum, fikih, dan faidah lainnya.
Pada jilid kedua ini, pembahasannya meliputi Kitab Mandi, Kitab Haid, Kitab Tayammum, Kitab Shalat, Kitab Waktu-waktu Shalat dan Kitab Adzan.
Sabtu, 07 Mei 2011
SYARAH ARBA'IN AN NAWAWI
Syarah Arbain An Nawawi
Penulis : Yazid bin Abdul Qodir Jawas
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga : Rp 140.000,-
Tebal : xvi + 878 hal
Imam an-Nawawi , siapa yang tidak kenal dengan sosok ulama yang sangat tekun menuntut ilmu dan banyak meninggalkan karya tulis bermutu ini? Kepakarannya di bidang hadits tidak ada yang meragukan. Salah satu karyanya yang sering dibaca, dipelajari, dan ditelaah para ulama adalah al-Arbain an-Nawawiyyah, kitab yang memuat empat puluhan hadits pilihan yang mengandung jawaamiul kalim (perkataan ringkas namun luas dan padat maknanya). Maka, tidak heran apabila banyak ulama sepeninggalnya seakan berlomba-lomba dalam menulis syarah (penjelasan) terhadap kandungan hadits-hadits di dalamnya. Ini menandakan keberkahan ilmu beliau, yang merupakan buah dari keikhlasannya. Sekaligus juga, betapa penting dan bermanfaatnya kitab itu bagi umat.
Buku ini termasuk salah satu upaya baik penulisnya untuk ikut andil dalam mempopulerkan kitab Imam an-Nawawi tersebut, sebagaimana dilakukan para ulama terdahulu. Dalam buku ini penulis memberi judul pada setiap hadits, men-takhrij dan menjelaskan kedudukannya masing-masing, mensyarahnya satu per satu, bahkan menerangkan kaidah-kaidah beserta faedah-faedah tiap-tiap hadits itu yang disimpulkan oleh para ulama dan masyayikh (syaikh), serta tidak lupa mencantumkan referensi-referensinya. Demikianlah nilai keunggulan buku ini.
Melalui buku ini, kiranya umat Islam dapat mengambil pelajaran yang berharga dari 42 pesan Rasulullah yang berbentuk sabda di dalamnya, untuk kemudian mengamalkan perintah-perintah beliau tersebut, dan dengan itu pula diharapkan larangan-larangan beliau akan ditinggalkan dengan sendirinya.
Penulis : Yazid bin Abdul Qodir Jawas
Penerbit : Pustaka Imam Syafii
Harga : Rp 140.000,-
Tebal : xvi + 878 hal
Imam an-Nawawi , siapa yang tidak kenal dengan sosok ulama yang sangat tekun menuntut ilmu dan banyak meninggalkan karya tulis bermutu ini? Kepakarannya di bidang hadits tidak ada yang meragukan. Salah satu karyanya yang sering dibaca, dipelajari, dan ditelaah para ulama adalah al-Arbain an-Nawawiyyah, kitab yang memuat empat puluhan hadits pilihan yang mengandung jawaamiul kalim (perkataan ringkas namun luas dan padat maknanya). Maka, tidak heran apabila banyak ulama sepeninggalnya seakan berlomba-lomba dalam menulis syarah (penjelasan) terhadap kandungan hadits-hadits di dalamnya. Ini menandakan keberkahan ilmu beliau, yang merupakan buah dari keikhlasannya. Sekaligus juga, betapa penting dan bermanfaatnya kitab itu bagi umat.
Buku ini termasuk salah satu upaya baik penulisnya untuk ikut andil dalam mempopulerkan kitab Imam an-Nawawi tersebut, sebagaimana dilakukan para ulama terdahulu. Dalam buku ini penulis memberi judul pada setiap hadits, men-takhrij dan menjelaskan kedudukannya masing-masing, mensyarahnya satu per satu, bahkan menerangkan kaidah-kaidah beserta faedah-faedah tiap-tiap hadits itu yang disimpulkan oleh para ulama dan masyayikh (syaikh), serta tidak lupa mencantumkan referensi-referensinya. Demikianlah nilai keunggulan buku ini.
Melalui buku ini, kiranya umat Islam dapat mengambil pelajaran yang berharga dari 42 pesan Rasulullah yang berbentuk sabda di dalamnya, untuk kemudian mengamalkan perintah-perintah beliau tersebut, dan dengan itu pula diharapkan larangan-larangan beliau akan ditinggalkan dengan sendirinya.
Kamis, 05 Mei 2011
Gamis Anak Keke RD 28
Selasa, 22 Maret 2011
Syarah Asmaul Husna
SYARAH ASMAUL HUSNAJumlah Halaman : XVIII + 279 Lembar
Penulis : Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani
Harga : Rp 40,000
Harga : Rp 40,000
Penerbit : Pustaka Imam Syafi’i
Mengetahui Asmaul Husna dengan baik dan memahaminya dengan benar merupakan salah satu metode terbaik dalam mengenal Allah Ta'ala. Bahkan, merupakan metode yang sah dan akurat, dikarenakan Allah sendiri yang memperkenalkan diri-Nya dengannya. Sesungguhnya tidak ada yang lebih mengetahui tentang Allah, kecuali diri-Nya sendiri.
Dengan mengenal asma'-asma'-Nya yang mulia dan indah, dzat-Nya yang ghaib akan semakin jelas dan dekat. Apabila diikuti dengan pengamalan dalam beribadah kepada-Nya sesuai dengan petunjuk Rasul-Nya, hal itu akan menjadi penguat iman yang paling besar. Semakin mendalam pemahaman seseorang tentang Asmaul Husna, semakin kuatlah imannya kepada-Nya. Semakin sering dia mengamalkannya dalam berdo’a dan beribadah, semakin dekatlah dia kepada-Nya.
Bahkan, hal itu dapat mengantarkannya masuk Surga.
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 asma', siapa saja yang menghafal dan mengamalkannya, pasti ia masuk Surga.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Untuk lebih mendekatkan ummat Islam kepada Rabbnya melalui asma'-asma'-Nya yang indah dan untuk tujuan-tujuan di atas, kami menerbitkan sebuah risalah tentang Asmaul Husna dan penjelasannya berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah, yang kami beri judul Syarah Asmaul Husna, terjemahan kitab Syarhul Asmaa’ al-Husnaa fii Dhau-il Kitaab was Sunnah.
Kitab yang ditulis oleh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani tersebut membahas seluk beluk Asmaul Husna secara rinci, mulai dari menentukan Asmaul Husna, mengimaninya, memahaminya, menentukan jumlahnya, menguraikan maknanya, cara mengamalkannya, dan sebagainya, hingga ditutup dengan fatwa-fatwa tentangnya.
Kelebihan buku ini terletak pada pembahasannya yang selalu dilandasi dengan al-Qur-an dan as-Sunnah, sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih, khususnya dalam masalah Asmaul Husna sehingga terhindar dari pemahaman yang menyesatkan. Hal ini penting karena tidak sedikit orang yang tersesat jalan dalam memahami masalah yang sama.
Dengan mengenal asma'-asma'-Nya yang mulia dan indah, dzat-Nya yang ghaib akan semakin jelas dan dekat. Apabila diikuti dengan pengamalan dalam beribadah kepada-Nya sesuai dengan petunjuk Rasul-Nya, hal itu akan menjadi penguat iman yang paling besar. Semakin mendalam pemahaman seseorang tentang Asmaul Husna, semakin kuatlah imannya kepada-Nya. Semakin sering dia mengamalkannya dalam berdo’a dan beribadah, semakin dekatlah dia kepada-Nya.
Bahkan, hal itu dapat mengantarkannya masuk Surga.
Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah memiliki 99 asma', siapa saja yang menghafal dan mengamalkannya, pasti ia masuk Surga.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Untuk lebih mendekatkan ummat Islam kepada Rabbnya melalui asma'-asma'-Nya yang indah dan untuk tujuan-tujuan di atas, kami menerbitkan sebuah risalah tentang Asmaul Husna dan penjelasannya berdasarkan al-Qur-an dan as-Sunnah, yang kami beri judul Syarah Asmaul Husna, terjemahan kitab Syarhul Asmaa’ al-Husnaa fii Dhau-il Kitaab was Sunnah.
Kitab yang ditulis oleh Dr. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani tersebut membahas seluk beluk Asmaul Husna secara rinci, mulai dari menentukan Asmaul Husna, mengimaninya, memahaminya, menentukan jumlahnya, menguraikan maknanya, cara mengamalkannya, dan sebagainya, hingga ditutup dengan fatwa-fatwa tentangnya.
Kelebihan buku ini terletak pada pembahasannya yang selalu dilandasi dengan al-Qur-an dan as-Sunnah, sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih, khususnya dalam masalah Asmaul Husna sehingga terhindar dari pemahaman yang menyesatkan. Hal ini penting karena tidak sedikit orang yang tersesat jalan dalam memahami masalah yang sama.
Minggu, 20 Maret 2011
SAAT HIDAYAH MENYAPA
SAAT HIDAYAH MENYAPA
Penerbit : Daun Publishing
Pengarang : Fariq Gasim Anuz
Ukuran : 14 x 21,5 x 1,5 cm (226 hal)
Harga : Rp 60.000 (HC, bonus VCD)
Rp 30.000 (SC)
Ini adalah kisah luar biasa ! Musibah yang sangat besar menjadi awal jalan sukses !
Setiap orang akan mendapat ujian dalam kehidupannya. Suatu ketika manusia diuji dengan harta melimpah dan kenikmatan dunia yang sangat menggiurkan. Mereka pada umumnya cenderung lupa diri dan lupa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebaliknya, ketika manusia diuji dengan musibah, pada umumnya hatinya mudah tergerak untuk memohon pertolongan Allah, kembali ke jalan Allah. Walau begitu tidak sedikit manusia karena sangat kuat keinginannya untuk melepaskan diri dari musibah, apalagi bila musibah itu sangat berat, tidak sabar menderita, lalu mengambil jalan pintas dengan cara meminta pertolongan kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan masuklah mereka ke dunia syirik atau melepaskan akidah Islamnya.
Musibah adalah kasih sayang Allah, agar manusia tidak terus terjerumus ke jalan yang sesat, agar ingat kepada-Nya dan kembali ke jalan-Nya, agar memperoleh kebahagiaan sejati dunia sampai ke akhirat.
Buku di tangan Anda ini diangkat dari sebuah kisah nyata yang sangat menarik dan menyentuh hati. Seorang pemuda yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya. Di usia muda suka berkumpul dengan teman-temannya yang memilih pergaulan bebas. Untuk itu sampai hati dia berbohong kepada ayahnya dengan sumpah palsu. Suatu ketika Allah Swt datangkan musibah berupa kecelakaan yang sangat tragis, patah lehernya sehingga menderita lumpuh total.
Sungguh tidak mudah bagi siapa pun untuk menghadapi situasi seperti ini. Adalah luar biasa seorang pemuda yang sedang senang-senangnya terlena dalam menikmati hidup bebas berhura-hura mengikuti teman-temannya yang nakal, tiba-tiba mengalami kecelakaan fatal dan langsung lumpuh total. Hidup terasa tiada berguna lagi.
Semenjak itu ia menjadi manusia yang hidupnya bergantung kepada pertolongan orang lain. Dalam suasana kesedihan dan hampir putus-asa karena kehilangan segala-galanya itu, hati dan fikiran pasti sangat kacau. Namun dengan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan dengan bekal yang dibawanya dari pendidikan orang tuanya di masa kecilnya, perjuangan batin yang amat keras itu akhirnya sanggup membangun hati bersih dan berfikir jernih sehingga akhirnya berhasil menemukan kompas kehidupan baru yang lebih baik.
Walau dengan keterbatasan gerak mulailah dia menimba ilmu dengan lebih serius khususnya ilmu-ilmu agama sampai benar-benar dia menjadi seorang da’i. Kini dia telah menjadi seorang da’i yang terhormat, dan nasehat-nasehatnya sangat diperlukan masyarakat. Bila dia berdakwah, dengan pemahaman dan penghayatan akan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sangat mendalam disertai tutur kata yang lembut, maka siapa saja yang mendengar ajaran-ajaran Islam dan nasehat yang disampaikannya sangat mudah tersentuh hatinya,. Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani’mah telah menjadi da’i terkenal dan pendakwah yang hebat sehingga diterima di berbagai Negara, masya Allah.
Begitulah pentingnya kasih sayang dan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kemudian pentingnya pendidikan yang baik dari orang tua yang akan sangat membekas pada diri anak dan akan terus dibawa sepanjang hayatnya.
Buku perjalanan hidup Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani’mah ini adalah buku pendidikan yang sangat baik, penuh pelajaran berharga pada setiap episodenya. Ditulis oleh Saudara Fariq Gasim Anuz seorang da’i yang berhasil mewawancarainya secara langsung dan dilengkapi berbagai sumber serta kepustakaan yang terkait. Buku ini juga sangat mengasyikkan untuk dibaca halaman demi halaman.
Bagi orang tua yang mendidik anak-anaknya buku ini penuh suri tauladan dalam mendidik kepada kebaikan. Di samping itu buku ini juga dengan jujur mengungkap hal-hal yang salah agar tidak ditiru. Bagi anak-anak muda buku ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi kuat agar senantiasa berbuat baik dan taat kepada kedua orang tuanya, dan dalam pergaulan pandai-pandai memilih pergaulan yang baik agar tidak terjerumus ke jalan yang sesat.
Musibah adalah kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka setiap musibah seharusnya disikapi dengan senantiasa husnudhan kepada-Nya, karena Allah Maha Baik tidak mungkin merugikan hamba-Nya. Dengan husnudhan dan bertobat dengan sesungguhnya maka insya Allah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan ampunan, rahmat dan hidayah-Nya.
Ukuran : 14 x 21,5 x 1,5 cm (226 hal)
Harga : Rp 60.000 (HC, bonus VCD)
Rp 30.000 (SC)
Ini adalah kisah luar biasa ! Musibah yang sangat besar menjadi awal jalan sukses !
Setiap orang akan mendapat ujian dalam kehidupannya. Suatu ketika manusia diuji dengan harta melimpah dan kenikmatan dunia yang sangat menggiurkan. Mereka pada umumnya cenderung lupa diri dan lupa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sebaliknya, ketika manusia diuji dengan musibah, pada umumnya hatinya mudah tergerak untuk memohon pertolongan Allah, kembali ke jalan Allah. Walau begitu tidak sedikit manusia karena sangat kuat keinginannya untuk melepaskan diri dari musibah, apalagi bila musibah itu sangat berat, tidak sabar menderita, lalu mengambil jalan pintas dengan cara meminta pertolongan kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan masuklah mereka ke dunia syirik atau melepaskan akidah Islamnya.
Musibah adalah kasih sayang Allah, agar manusia tidak terus terjerumus ke jalan yang sesat, agar ingat kepada-Nya dan kembali ke jalan-Nya, agar memperoleh kebahagiaan sejati dunia sampai ke akhirat.
Buku di tangan Anda ini diangkat dari sebuah kisah nyata yang sangat menarik dan menyentuh hati. Seorang pemuda yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tuanya. Di usia muda suka berkumpul dengan teman-temannya yang memilih pergaulan bebas. Untuk itu sampai hati dia berbohong kepada ayahnya dengan sumpah palsu. Suatu ketika Allah Swt datangkan musibah berupa kecelakaan yang sangat tragis, patah lehernya sehingga menderita lumpuh total.
Sungguh tidak mudah bagi siapa pun untuk menghadapi situasi seperti ini. Adalah luar biasa seorang pemuda yang sedang senang-senangnya terlena dalam menikmati hidup bebas berhura-hura mengikuti teman-temannya yang nakal, tiba-tiba mengalami kecelakaan fatal dan langsung lumpuh total. Hidup terasa tiada berguna lagi.
Semenjak itu ia menjadi manusia yang hidupnya bergantung kepada pertolongan orang lain. Dalam suasana kesedihan dan hampir putus-asa karena kehilangan segala-galanya itu, hati dan fikiran pasti sangat kacau. Namun dengan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan dengan bekal yang dibawanya dari pendidikan orang tuanya di masa kecilnya, perjuangan batin yang amat keras itu akhirnya sanggup membangun hati bersih dan berfikir jernih sehingga akhirnya berhasil menemukan kompas kehidupan baru yang lebih baik.
Walau dengan keterbatasan gerak mulailah dia menimba ilmu dengan lebih serius khususnya ilmu-ilmu agama sampai benar-benar dia menjadi seorang da’i. Kini dia telah menjadi seorang da’i yang terhormat, dan nasehat-nasehatnya sangat diperlukan masyarakat. Bila dia berdakwah, dengan pemahaman dan penghayatan akan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sangat mendalam disertai tutur kata yang lembut, maka siapa saja yang mendengar ajaran-ajaran Islam dan nasehat yang disampaikannya sangat mudah tersentuh hatinya,. Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani’mah telah menjadi da’i terkenal dan pendakwah yang hebat sehingga diterima di berbagai Negara, masya Allah.
Begitulah pentingnya kasih sayang dan pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kemudian pentingnya pendidikan yang baik dari orang tua yang akan sangat membekas pada diri anak dan akan terus dibawa sepanjang hayatnya.
Buku perjalanan hidup Abdullah bin Umar bin Abdullah Bani’mah ini adalah buku pendidikan yang sangat baik, penuh pelajaran berharga pada setiap episodenya. Ditulis oleh Saudara Fariq Gasim Anuz seorang da’i yang berhasil mewawancarainya secara langsung dan dilengkapi berbagai sumber serta kepustakaan yang terkait. Buku ini juga sangat mengasyikkan untuk dibaca halaman demi halaman.
Bagi orang tua yang mendidik anak-anaknya buku ini penuh suri tauladan dalam mendidik kepada kebaikan. Di samping itu buku ini juga dengan jujur mengungkap hal-hal yang salah agar tidak ditiru. Bagi anak-anak muda buku ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi kuat agar senantiasa berbuat baik dan taat kepada kedua orang tuanya, dan dalam pergaulan pandai-pandai memilih pergaulan yang baik agar tidak terjerumus ke jalan yang sesat.
Musibah adalah kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka setiap musibah seharusnya disikapi dengan senantiasa husnudhan kepada-Nya, karena Allah Maha Baik tidak mungkin merugikan hamba-Nya. Dengan husnudhan dan bertobat dengan sesungguhnya maka insya Allah, Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan ampunan, rahmat dan hidayah-Nya.
Selamat membaca !
Langganan:
Postingan (Atom)




